Vagina Sering Basah, Waspadai 4 Gangguan Kesehatan Ini

Vagina yg dipunyai wanita kebanyakan basah serta keluarkan banyak cairan kala dirangsang atau terangsang. Vagina dapat keluarkan cairan pelumas yg disiapkan untuk mengerjakan aktivitas seksual. Cairan ini dapat menunjang wanita dapatkan kesenangan serta kurangi berlangsungnya gesekan yg beresiko.

Kecuali lantaran rangsangan, vagina bisa pula basah lantaran ada masalah spesifik. Kalaupun Anda seringkali merasa vagina basah serta membuat rasa tidak nyaman, kemungkinan 4 masalah dibawah ini sedang berlangsung.

Infeksi Trikomoniasis
Trikomoniasis satu diantara penyakit menebar seksual yg diakibatkan oleh parasit bernama Trichomonas vaginalis. Parasit ini membuat vagina alami infeksi serta membuat produksi cairan di vagina jadi berlebihan. Diluar itu kekentalan dari cairan cukup pekat dengan warna kuning atau hijau. Kecuali keluarkan cairan, infeksi ini pula sebabkan rasa gatal serta sensasi panas.

Infeksi vaginosis bakterialis
Pergantian pH di vagina membuat flora normal jadi menyusut atau bahkan juga mati. Keadaan ini membuat bakteri dari laur vagina simpel masuk serta selanjutnya membuat masalah berwujud keputihan. Cairan yg keluar dari keadaan ini kebanyakan berwarna kuning keabu-abuan serta ada rasa gatal pada bagian vulva.

Radang panggul
Radang panggul pada vagina atau seringkali dinamai pelvic inflammatory disesase (PID) bisa menyerang organ uterus, ovarium, leher rahim, serta tuba falopi. Keadaan ini kebanyakan membuat komplikasi yg cukup berat serta disinyalir dengan cairan berlebihan dari vagina.

Infeksi Klamidia
Bakteri Chlamydia trachomatis yg membuat Klamidia pun membuat vagina jadi terus keluarkan cairan. Keadaan ini kebanyakan diperoleh dari pekerjaan sex yg tidak sehat seperti tidak memakai kondom. Klamidia pun sebabkan rasa sakit di ruang vagina serta demam pada badan.

Dari empat keadaan di atas, mana saja yg sudah pernah Anda alami?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *