Hiponatremia: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Natrium satu diantara mineral utama pada badan. Takaran natrium rendah atau dimaksud dengan hiponatremia merupakan situasi yg tidak bisa diremehkan lantaran bisa menimbulkan beragam tanda-tanda di mulai dari yg mudah sampai mengintimidasi jiwa. Pahami selengkap-lengkapnya di mulai dari penjelasan hiponatremia, yang menimbulkan, tanda-tanda, serta penanganannya di bawah ini!

Penjelasan Hiponatremia
Apa yang dimaksud hiponatremia? Hiponatremia merupakan situasi dimana takaran natrium dalam darah terlampau rendah atau ada dibawah takaran normal.

Natrium atau juga dikenal dengan sodium sebagai satu diantara mineral yg begitu penting buat badan. Manfaat natrium pada badan mencakup jaga keserasian cairan pada badan, mendukung jaga tekanan darah normal, serta menyuport kerja saraf dan otot.

Disaat takaran natrium pada badan rendah, banyaknya air pada badan bisa bertambah serta sebabkan pembengkakan beberapa sel pada badan. Situasi ini selanjutnya menimbulkan beragam soal badan dari dimulai yg mudah sampai yg mengintimidasi jiwa.

Takaran natrium normal dalam darah merupakan di antara 135 sampai 145 miliequivalents per liter (mEq/L). Bila takaran natrium dibawah 135 mEq/L serta diketemukan gejala-gejala, jadi seorang bisa didiagnosis hiponatremia.

Yang menimbulkan Hiponatremia
Yang menimbulkan hiponatremia bisa datang dari beragam aspek. Di mulai dari situasi kesehatan khusus sampai pola hidup bisa merubah takaran natrium dalam darah.

Tersebut disini beberapa situasi umum yang menimbulkan hiponatremia:

1. Pemakaian obat-obatan khusus
Penurunan takaran natrium dalam darah dapat diakibatkan oleh dampaknya obat-obatan khusus.

Model obat seperti obat diuretik, antidepresan, serta pereda nyeti terhitung ke obat-obatan yang bisa sebabkan situasi ini. Obat-obatan ini mengganggu hormon serta ginjal sampai tidak bisa jaga konsentrasi natrium normal pada badan.

2. Syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone (SIADH)
Syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone merupakan situasi dimana produksi takaran ADH (anti-diuretic hormone) tinggi.

Tingginya ADH sebabkan badan tidak bisa keluarkan air pada badan dengan normal lewat urin. Situasi ini malah sebabkan badan meredam air itu. Perihal ini merubah keserasian elektrolit pada badan, terlebih natrium.

3. Dehidrasi
Dehidrasi juga bisa jadi yang menimbulkan hiponatremia.

Dehidrasi sendiri bisa diakibatkan oleh beragam situasi, terhitung muntah serta diare kritis. Disaat badan alami muntah atau diare kritis, badan banyak kehilangan elektrolit seperti natrium serta takaran ADH (anti-diuretic hormone) pun bertambah.

4. Masalah jantung, ginjal, serta hati
Masalah jantung seperti tidak sukses jantung kongestif serta beragam situasi yg merubah ginjal serta hati bisa sebabkan hiponatremia. Beberapa keadaan ini bisa sebabkan timbunan cairan pada badan.

Cairan yg menumpuk melelehkan natirum pada badan serta sebabkan konsentrasi natrium pada badan mengalami penurunan.

5. Pergantian hormon
Satu diantara yang menimbulkan lain hiponatremia merupakan aspek hormonal.

Penyakit Addison atau insufisiensi kelenjar adrenal merubah kerja kelenjar adrenal yg membuahkan hormon yg bekerja jaga keserasian natrium, kalium, serta air pada badan. Terkecuali itu, hipotiroidisme atau takaran hormon tiroid rendah dapat juga jadi satu diantara penyebab takaran natrium rendah.

6. Mengonsumsi air kebanyakan
Yang menimbulkan hiponatremia sesudah itu mengonsumsi kebanyakan air.

Pada situasi dimana seorang banyak kehilangan natrium lewat keringat, minum kebanyakan bisa turunkan konsentrasi natrium dalam darah. Minum kebanyakan pun bikin ginjal kerja terlampau keras untuk keluarkan air serta merubah takaran natrium.

Tanda-tanda Hiponatremia
Tanda-tanda hiponatremia bisa berlainan pada tiap-tiap orang. Seandainya penurunan takaran natrium berlangsung lewat cara setahap, tanda-tanda hiponatremia mungkin akan tidak terlampau nampak. Dan tanda-tanda yg kronis bisa pertanda berlangsungnya penurunan takaran natrium secara sekejap.

Tanda-tanda umum untuk hiponatremia mencakup:

Lemah
Penat, kehilangan daya, mengantuk
Mual serta muntah
Sakit kepala
Kram atau kejang otot
Kebingungan
Gampang emosi
Was-was
Penurunan takaran natrium secara sekejap merupakan situasi krisis medis lantaran bisa memunculkan tanda-tanda antara lain:

Hilang kesadaran
Kejang
Koma
Pemeriksaan Hiponatremia
Pertama kali dokter dapat lakukan interview untuk memahami histori kesehatan Anda, selanjutnya lakukan pengecekan fisik. Pengecekan lain yg mungkin dilaksanakan untuk pemeriksaan hiponatremia mencakup:

Tes darah, dilaksanakan untuk memahami takaran natrium dalam darah.
Basic Metabolic Panel (BMP), dilaksanakan untuk mencoba banyaknya elektrolit serta mineral dalam darah. Pengecekan ini bisa mendukung pemeriksaan hiponatremia bahkan juga pada pasien yg tidak memberikan tanda-tanda apa pun.
Tes urin, dilaksanakan untuk mengukur takaran natrium dalam urin. Pengecekan ini bisa mendukung memahami yang menimbulkan hiponatremia.
Dari hasil tes darah yg dibanding dengan tes urin bisa mendukung cari yang menimbulkan dari hiponatremia. Seandainya takaran natrium dalam darah rendah, namun takaran natrium dalam urin tinggi, punya arti Anda kehilangan kebanyakan natrium.

Dan seandainya takaran natrium dalam darah serta urin saling rendah jadi punya arti Anda tidak mengkonsumsi cukup sodium atau kebanyakan air pada badan Anda.

Perlakuan Hiponatremia
Penyembuhan hiponatremia harus sesuai dengan sebabnya. Bahkan juga bila sangat mungkin, penyembuhan dilaksanakan untuk membuat sembuh soal yg mendasarinya. Tersebut disini selangkah yg mungkin dilaksanakan jadi perlakuan hiponatremia:

Kurangi konsumsi cairan, langkah tersebut dilaksanakan seandainya yang menimbulkan hiponatremia merupakan pemakaian obat diuretik atau mengonsumsi kebanyakan air. Dosis dari pemakaian obat diuretik pun mungkin harus sesuai, kupas perihal ini dengan dokter Anda.
Obat-obatan, dimanfaatkan untuk menangani tanda-tanda penyakit hiponatremia seperti sakit kepala, mual, juga kejang. Normalnya cuma diperlukan pada hiponatremia kritis.
Cairan intravena, larutan natrium IV diberi perlahan-lahan untuk tingkatkan takaran natrium dalam darah. Perlakuan ini pun normalnya diperlukan untuk penyakit hiponatremia kritis saja yg perawatannya harus dilaksanakan oleh petugas kesehatan profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *