10 Jenis Depresi dan Penanganannya (Paling Lengkap dan Akurat)

Dengar nama stres, yang teringat di ingatan kita yaitu rasa depresi, susah, sedih, sampai putus harapan yang bersatu aduk. Stres yaitu contoh problem mental yang mungkin sebagian besar orang sempat menjalaninya. Stres ini selanjutnya terdiri ke beberapa macam stres, lantas bagaimana penanganannya?

Apa Itu Stres?
Stres yaitu satu keadaan dimana berlangsung problem pada keadaan hati (mood) seorang karena rasa depresi, susah, serta sedih yang berkelanjutan. Hematnya, stres yaitu kelanjutan dari ke-tiga keadaan itu apabila gak segera selesai.

Secara prinsip kita semuanya tentunya sempat alami rasa sedih, kekesalan, dll, tidak tahu itu karena problem keluarga, asmara, pekerjaan, juga lainnya. Susah yang tak segera selesai itu bisa mengakibatkan keadaan yang lebih kronis , ialah stres. Permasalahannya, stres ini dapat membuat seorang hilang akal sehatnya, yang selanjutnya berakhir pada beberapa tindakan beresiko seperti bunuh diri.

Jenis-Jenis Stres
Apabila melihat lebih jauh, stres sendiri terdiri ke beberapa macam stres. Nah, di bawah ini yaitu beberapa jenis stres bersama trik mengatasinya yang butuh Anda tahu.

1. Stres Berat (Major Depressive Disorder)
Stres berat yaitu style penyakit stres yang umum dihadapi banyak orang-orang, mungkin terhitung Anda satu diantara yang sempat menjalaninya.

Stres berat, mengacu pada American Psychiatric Association, berlangsung jikalau seorang alami:

Kesedihan
Tak miliki angan-angan
Merasakan tak memiliki nilai
Merasakan bersalah
Tak bergairah dalam lakukan aktivitas
Bermaksud bunuh diri
Butuh dicatat, ini jikalau berlangsung sepanjang sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu. Stres berat juga terdiri ke dua sub-tipe, ialah:

Atypical depression, ialah sewaktu seorang seringkali tertidur, banyak makan, kuatir, serta emosional
Melancholic depression, ialah sewaktu seorang condong mempersalahkan dirinya atas beraneka macam hal yang berlangsung dalam hidupnya
Atypical tipe normalnya dihadapi oleh mereka yang masih berumur muda, sesaat beberapa orang yang sudah masuk umur senja riskan alami melancholic depression.

2. Subsyndromal Depression
Jikalau seorang alami tanda-tanda stres mayor tetapi cuma terjadi sepanjang 1 (satu) minggu, jadi bukannya menderita stres berat itu, dia dikelompokkan jadi pengidap subsyndromal depression.

Atau, apabila pasien cuma alami gejala-gejala stres berat, jadi lebih layak apabila dia dikatakan sebagai pasien style stres yang satu ini.

3. Stres Situasional
Sesuai sama namanya, style penyakit stres ini berlangsung gak menentu serta dipastikan oleh keadaan yang tengah dihadapi oleh penderitanya. Stres situasional ini selanjutnya membuat seorang merasakan kuatir, murung, sukar tidur, sampai problem skema makan.

Style penyakit stres situasional ini gak lain sebagai bentuk tanggapan otak pada rasa depresi yang dikarenakan oleh keadaan tersendiri, contohnya lantaran pekerjaan atau berita duka. Menariknya, keadaan ini bisa pula berlangsung sewaktu seorang tengah menghadapi momen-momen seperti pernikahannya sendiri atau sewaktu akan tampil di muka publik.

4. Stres Postpartum
Stres postpartum yaitu style stres yang menerpa beberapa wanita sejumlah minggu atau bulan masa dia melahirkan (postpartum). Keadaan ini normalnya terjadi lumayan lama, normalnya sampai wanita kembali menstruasi. Pemicu stres postpartum ini ialah tersedianya penurunan takaran hormon estrogen serta progesteron masa melahirkan.

Stres postpartum mesti dapat dikontrol secara baik, lantaran apabila tidak demikian, ini bakal mempengaruhi kesehatan, baik ibu ataupun bayi.

5. Seasonal Depression Disorder
Pada sebagian orang, pergantian musim yang berlangsung dapat berpengaruh pada munculnya tanda-tanda stres pada diri mereka. Ini terpentingnya berlangsung sewaktu masuk musim dingin, dimana intensif salju ataupun curah hujan begitu tinggi, juga sekurang-kurangnya cahaya matahari.

Namun, style penyakit stres yang satu ini bakal hilang dengan sendirinya bersamaan dengan musim yang kembali bertukar.

6. Stres Bipolar
Beberapa pengidap problem mental berbentuk bipolar riskan alami stres, setelah itu dikatakan sebagai stres bipolar.

Seperti didapati, pengidap bipolar memang punyai keadaan hati yang sukar ditebak serta acapkali beralih-alih. Ada saatnya mereka begitu emosional (mania), tetapi ada saatnya mereka alami stres berat yang disinyalir dengan beberapa gejala antara lain:

Susah
Putus harapan
Condong ingin menyendiri
Hilang nafsu makan
Berkata tak jelas alias melantur
7. Stres Premenstrual
Apabila sejauh ini Anda lebih familiar dengan keadaan premenstrual syndrome atau ‘PMS’, jadi perlu tahu jika sebelum masuk siklus menstruasi, wanita dapat alami rasa stres yang di dunia kedokteran diketahui dengan arti premenstrual dysphoric disorder (PMDD).

PMDD atau stres premenstrual ini sebagai keadaan yang lebih kronis daripadda PMS. Karenanya style stres ini sampai sebabkan wanita alami jadi tidak seimbang emosi serta tabiat. Wanita yang alami PMDD normalnya bakal alami rasa susah yang dalam, kuatir, sampai jadi begitu temperamen. PMDD lazimnya dihadapi oleh mereka yang punyai histori beberapa jenis stres yang lain.

8. Distimia
Distimia yaitu nama lain dari style stres kritis. Salah di antara satu dari beberapa jenis stres ini punyai kemiripan dengan style stres mayor, ialah seringkali dihadapi oleh beberapa orang. Perbedaannya, distimia terjadi dalam kurun waktu yang lebih lama , ialah 2 tahun atau bahkan juga lebih.

Distimia atau stres kritis dipicu oleh beberapa elemen, antara lain:

Genetik
Trauma
Menderita bipolar
Luka pada ruang kepala
Meskipun terjadi dalam saat yang lumayan lama, distimia tidaklah sampai berpengaruh kronis seperti yang berlangsung pada masalah stres berat. Tetapi, style penyakit stres ini mempengaruhi mutu hidup penderitanya, seperti berkurangnya tingkat keyakinan diri, sukar berkonsentrasi, sampai gampang putus harapan.

9. Psychotic Depression
Psychotic depression yaitu satu pada beberapa jenis stres yang disinyalir dengan tanda-tanda halusinasi, ialah menyaksikan atau dengar suatu hal yang sebenarnya tak ada, serta/atau delusi, ialah tak dapat berpikir dengan jernih.

Psychotic depression termasuk ke style stres serius serta semisal butuh diselesaikan dengan medis biar tak berlarut-larut serta mengganggu produktivitas.

10. Substance-Induced Mood Disorder
Penggunaan obat bius yang tak sesuai sama dosisnya membuahkan style penyakit stres yang dinamakan substance-induced mood disorder ini. Tanda-tanda stres ini normalnya berbentuk rasas kuatir, serta penurunan hasrat hidup, yang telah bisa dirasa sekejap seusai obat bius disuntikkan.

Contoh-contoh obat bius yang sebabkan berlangsungnya substance-induced mood disorder ini misalnya benzodiazepines serta opioid painkiller.

Jenis-Jenis Stres serta Penanganannya
Perlakuan stres mesti sesuai dengan style stres yang dihadapi oleh pasien. Tetapi umumnya, stres bisa diselesaikan dengan beberapa trik di bawah ini.

1. Obat-Obatan
Untuk meredam tanda-tanda stres, rata-rata dokter bakal memberikan resep obat anti-depresan (mood stabilizer) yang masuk ke kelompok obat selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs), antara lain:

Citalopram
Escitalopram
Fluoxetine
Paroxetine
Sertraline
Tidak hanya itu, obat-obatan seperti bupropion, duloxetine, serta venlafaxine mungkin bisa dikasihkan pada pasien pasien stres itu.

2. Psikoterapi
Lakukan psikoterapi jadi langkah perlakuan stres yang umum dijalankan oleh dokter pada pasien stres. Therapy ini memiliki tujuan buat melatih pasien supaya bisa berpikir serta berperilaku secara jernih serta masuk akal.

3. Elektrokonvulsif
Pada masalah dimana obat-obatan serta psikoterapi tak bisa buat membuat sembuh stres, jadi trik mengatasi keadaan ini yakni dengan jalankan terapi elektrokonvulsif (ECT).

Elektrokonvulsif (ECT) yaitu satu therapy otak yang gunanya buat melakukan perbaikan bagian-bagian tersendiri dalam otak yang menajdi pembawa munculnya stres. Namun, therapy ini punyai kemungkinan yang cukup serius, seperti hilangnya daya ingat atau munculnya kebingungan di diri pasien. Sayangnya, ada peluang ini terjadi tiada henti walau jarang ada.

4. Olahraga
Olahraga yaitu pekerjaan fisik yang diklaim efisien buat menyingkirkan stres yang Anda alami. Karenanya pekerjaan olahraga menimbulkan pelepasan endorfin atau biasa kita tahu dengan panggilan ‘hormon bahagia’.

Ada 3 (tiga)style olahraga yang dapat Anda melakukan buat menangani stres, ialah:

Lari
Yoga
Bersepeda
Pada saat tengah merasakan stres, coba sempatkan diri Anda buat lakukan olahraga-olahraga itu, serta rasakan gunanya.

Itu ia info perihal style stres serta penanganannya yang dapat Anda aplikasikan jikalau tengah alami keadaan ini. Mudah-mudahan berfaedah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *